klikduakali.id – Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dilaporkan hilang saat mencari burung di kawasan Hutan Bunihayu, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah tiga hari proses pencarian intensif.
Korban diketahui bernama Karman (54), warga Komplek Mekarsari, Kampung Cibedug, Kelurahan Cikole, Kabupaten Bandung Barat. Jenazah korban ditemukan pada Sabtu (11/7/2026) sekitar pukul 13.40 WIB.
Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, mengatakan operasi pencarian pada hari ketiga dilakukan dengan memperluas area penyisiran melalui jalur darat maupun udara.
Sebelum pencarian dimulai, tim terlebih dahulu melakukan pemetaan wilayah menggunakan drone thermal untuk mendeteksi keberadaan korban. Selanjutnya, Tim SAR Gabungan membagi personel ke dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU).
Dua SRU melakukan penyisiran melalui jalur darat dengan mengikuti jalur setapak menggunakan metode pencarian tipe dua, sedangkan satu tim lainnya melakukan pemantauan dari udara menggunakan drone thermal.

Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil. Korban ditemukan pada koordinat 6°38’28,5″ LS dan 107°42’18,0″ BT dalam keadaan meninggal dunia.
“Korban ditemukan sekitar pukul 13.40 WIB dalam kondisi meninggal dunia dan selanjutnya langsung dievakuasi menuju Puskesmas Jalancagak,” ujar Ade.
Setelah proses evakuasi selesai, operasi pencarian resmi dihentikan. Basarnas menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR, relawan, aparat, serta masyarakat yang terlibat dalam pencarian sejak hari pertama.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel dan masyarakat yang telah membantu proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup,” katanya.
Sebelumnya, Karman dilaporkan hilang setelah berpamitan mencari burung di kawasan Hutan Bunihayu pada Selasa (7/7/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Karena tak kunjung kembali, keluarga melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang pada Kamis (9/7/2026), sehingga Tim SAR Gabungan segera melakukan operasi pencarian di kawasan hutan yang memiliki medan cukup berat.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di kawasan hutan atau pegunungan. Warga juga diimbau untuk tidak pergi seorang diri dan selalu memberi informasi kepada keluarga maupun aparat setempat mengenai tujuan serta lokasi yang akan dikunjungi guna memudahkan proses pencarian apabila terjadi keadaan darurat. (Redaksi : klikduakali-IN)




