Klikduakali.id – Universitas Mandiri Subang resmi menjalin kerja sama internasional dengan AIMS (African Institute for Multidisciplinary Studies) melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang digelar di Universitas Sehati Indonesia (USINDO) Karawang, Rabu (22/4/2026).
Penandatanganan dari pihak Universitas Mandiri diwakili oleh Dekan Fakultas Ekonomi Dr. Sri Maria Ulfha, Kaprodi Administrasi Bisnis Dr. Neneng Siti Maryam, serta Kaprodi Penyiaran Radio dan Televisi Risa Walidayah Ritonga yang mewakili rektor.
Kerja sama ini menjadi bagian dari agenda International Forum of Lecturers Community: Collaboration & Seminar 2026 yang mempertemukan berbagai perguruan tinggi dalam dan luar negeri untuk memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan dan riset.
Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Mandiri, Dr. Sri Maria Ulfha, mengatakan kolaborasi internasional ini bertujuan membangun kerja sama strategis dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Tujuannya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta memperkuat daya saing global kedua institusi,” ujarnya.
Ia menambahkan, kerja sama ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat reputasi Universitas Mandiri, serta mendorong pengembangan sumber daya manusia baik dosen maupun mahasiswa.
“Selain itu, juga untuk memperluas jejaring serta membuka peluang transfer pengetahuan dan teknologi,” katanya.
Dalam forum tersebut, penandatanganan MoU tidak hanya dilakukan oleh Universitas Mandiri, tetapi juga melibatkan sejumlah perguruan tinggi lainnya. Di antaranya FKD Karawang dengan AIMS, Universitas Sehati Indonesia, Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya, STAI Siliwangi, Fakultas Ilmu Kesehatan UNSIKA, hingga Universitas Islam Nusantara.
Sejumlah institusi juga turut bergabung secara daring dalam kerja sama ini, seperti Institut Teknologi Al Muhajirin, Politeknik Pajajaran Insan Cinta Bangsa, Universitas Muhammadiyah Tangerang, Universitas Tabanan Bali, serta Poltekkes Kalimantan Timur.
Kolaborasi ini diharapkan membuka peluang lebih luas dalam pengembangan akademik, riset, serta pertukaran ilmu pengetahuan di tingkat internasional, sekaligus menghadirkan inovasi yang berdampak bagi dunia pendidikan dan masyarakat. (Redaksi : klikduakali-AZ)




