Komnas Perempuan Desak Disnaker Subang Beri Sanksi Tegas ke PT Matsuoka, Tak Cukup Hanya Pecat Pelaku

klikduakali.id – Kasus kekerasan seksual di PT Matsuoka Subang menjadi perhatian nasional. Komnas Perempuan menuntut Disnakertrans Subang memberikan sanksi tegas terhadap perusahaan itu. Ketua Komnas Perempuan, Andy Yentriyani, menegaskan bahwa PT Matsuoka bertanggung jawab penuh untuk menjamin keamanan pekerjanya. Pernyataan ini disampaikan saat ia dihubungi Triberita.com, Rabu pagi (4/2/2026), menanggapi dugaan pelecehan seksual yang dialami salah satu buruh perempuan di perusahaan tersebut.
Pemecatan pelaku berinisial T hanya tahap awal, tegas Ketua Komnas Perempuan Andy Yentriyani, dan tidak menyelesaikan masalah sistemik yang terjadi. Dari dugaan fakta yang terungkap menunjukkan korban berinisial ID (19) mengalami tindakan asusila di area gudang/mess perusahaan saat jam kerja. Meski PT Matsuoka mengklaim memiliki sistem pengaduan berbasis barcode, praktik di lapangan memperlihatkan sistem itu tidak berjalan efektif karena intimidasi struktural dari oknum atasan.
“Perusahaan tidak boleh hanya mencuci tangan dengan memecat oknum pelaku. Kasus ini justru menunjukkan kegagalan sistem pengawasan internal dan lemahnya perlindungan pekerja perempuan dari praktik ‘seks demi kontrak’,” ujar Ketua Komnas Perempuan Andy Yentriyani kepada Triberita.com.
Andy menambahkan, mekanisme pelaporan internal sering gagal bekerja jika budaya kerja masih mentoleransi penyalahgunaan kekuasaan.
“Jika korban justru mendapat ancaman saat melapor, sistem barcode itu hanya formalitas di atas kertas,” tegas Andy Yentriyani.
Desakan Sanksi
Komnas Perempuan mendorong Disnakertrans Subang bekerja sama dengan Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) untuk mengevaluasi izin operasional PT Matsuoka. Sanksi yang dipertimbangkan antara lain pencantuman perusahaan dalam “daftar hitam” atau pembekuan izin sementara sebagai bentuk efek jera. Langkah ini dianggap krusial agar perusahaan lain di kawasan industri Subang tidak mengabaikan implementasi UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS) dan aturan ketenagakerjaan.
Diduga Ada Intervensi Dari Pihak Saksi
Dalam proses penyelidikan, muncul laporan tentang upaya pelemahan saksi-saksi untuk mengubah keterangan. Andy Yentriyani memperingatkan, segala bentuk intimidasi terhadap saksi dan korban dapat dikategorikan sebagai upaya menghalangi proses hukum (obstruction of justice).
“Kami meminta Disnakertrans dan aparat penegak hukum memastikan tidak ada tindakan balasan (retaliation) terhadap korban maupun rekan kerja yang mendukungnya,” tegas Andy Yentriyani. “Keberanian korban yang merekam sendiri bukti kejadian adalah langkah luar biasa yang harus ditindaklanjuti dengan keadilan hukum,” lanjut Andy Yentriyani.
Langkah Dari Disnakertrans
Kepala Disnakertrans Subang, Rona Mailanayah, menyatakan akan memanggil manajemen PT Matsuoka untuk mempertanggungjawabkan dugaan kelalaian perusahaan. Pihak Disnakertrans menegaskan akan mengkaji sanksi sesuai aturan ketenagakerjaan jika perusahaan terbukti membiarkan praktik pelecehan di lingkungan pabrik.
Publik kini menunggu ketegasan pemerintah daerah: apakah PT Matsuoka akan tetap dipertahankan sebagai mitra investasi, atau dicoret karena gagal menjaga keselamatan dan martabat pekerja perempuannya. (Redaksi : klikduakali-TH)
Komentar (0)
Rekomendasi Untuk Anda
Polres Subang Sita 111 Botol Miras di Ciater dalam Operasi Antik Lodaya 2026
- Rabu, 14 Oktober 2026
klikduakali.id – Satuan Reserse Narkoba Polres Subang mengamankan 111 botol minuman keras (miras) dari dua lokasi di Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Senin (12/10/2026). Penindakan ini dilakukan dalam rangka Operasi Antik Lodaya 2026 untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kasatnarkoba Polres Subang, IPTU Pictor Hasudungan Sitorus, mengatakan penyitaan tersebut merupakan bagian dari upaya […]
Sumedang Torehkan Skor Tertinggi dalam Indeks Pelayanan Publik 2025
- Sabtu, 3 Oktober 2026
klikduakali.id — Kabupaten Sumedang mencatatkan capaian positif dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Berdasarkan data Indeks Pelayanan Publik (IPP) 2025, Sumedang memperoleh skor 4,72, menjadi nilai tertinggi di antara sejumlah kabupaten yang tercantum dalam pemetaan tersebut. Data yang dipublikasikan Jabarstats dengan sumber Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) itu menunjukkan posisi Sumedang berada di atas […]
Sumpah Pemuda 1928: Kisah Lengkap Kongres Pemuda II dari Tiga Gedung di Batavia
- Rabu, 28 Oktober 2026
Sabtu malam, 27 Oktober 1928. Di sebuah gedung di kawasan Lapangan Banteng, Batavia, ratusan pemuda duduk berdesakan. Mereka datang dari berbagai perkumpulan: ada yang membawa nama Jawa, Sumatra, Celebes, Ambon, hingga Batak. Pukul 19.30, rapat pertama dibuka. Tidak ada yang tahu bahwa dalam waktu kurang dari dua hari, kalimat-kalimat yang mereka sepakati akan menjadi salah […]
Tiga Pemain Persib Bandung yang Berpotensi Merepotkan The Cong-Viettel di ACL Two
- Rabu, 14 Oktober 2026
klikduakali.id – Persib Bandung bersiap menghadapi tantangan dari wakil Vietnam, The Cong-Viettel FC, dalam lanjutan Grup E AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027. Pertandingan yang digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (14/10/2026), menjadi kesempatan bagi Maung Bandung untuk melanjutkan tren positif di kompetisi Asia. Persib memiliki modal berharga setelah berhasil mengalahkan […]
Inovatif! Mahasiswi POLSUB Sulap Limbah Daun Nanas Jadi Plester Pereda Nyeri Haid
- Rabu, 28 Oktober 2026
klikduakali.id – Limbah daun nanas yang selama ini berpotensi terbuang kini dikembangkan menjadi produk inovatif di bidang kesehatan. Lima mahasiswi Politeknik Negeri Subang (POLSUB) berhasil merancang plester pereda nyeri menstruasi bernama MENSTRUA-PINE PATCH dengan memadukan serat daun nanas dan ekstrak jahe. Inovasi tersebut dikembangkan oleh mahasiswa Program Studi D3 Keperawatan, Jurusan Kesehatan POLSUB. Tim ini […]
MAN 1 Subang Dorong Kolaborasi dan Inovasi untuk Perkuat Program Madrasah Unggulan di Jawa Barat
- Rabu, 14 Oktober 2026
klikduakali.id – Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Subang, Neneng Arwinie, mendorong penguatan kolaborasi dan inovasi antarmadrasah untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang unggul, berkarakter, dan mampu bersaing di tingkat global. Upaya tersebut menjadi salah satu perhatian dalam Forum Group Discussion (FGD) Program Madrasah Unggulan yang diselenggarakan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Jawa Barat […]
Portugal Tanpa Ronaldo: Benarkah Permainan Selecao Justru Lebih Produktif ?
- Sabtu, 3 Oktober 2026
klikduakali.id — Perdebatan mengenai Timnas Portugal dan Cristiano Ronaldo kembali menarik perhatian. Pertanyaannya sederhana, tetapi jawabannya tidak semudah itu: apakah Selecao justru tampil lebih baik ketika Ronaldo tidak berada di lapangan? Cristiano Ronaldo memang tidak bisa dipisahkan dari perjalanan sepak bola Portugal. Ia menjadi bagian penting dari kesuksesan negaranya, termasuk ketika Portugal meraih gelar Euro […]
Perpisahan Sekda Subang, Bupati Tegaskan Pentingnya Mengorkestrasi Kebijakan
- Jumat, 2 Oktober 2026
Klikduakali.id – Acara perpisahan Sekretaris Daerah dan Ketua DWP Kabupaten Subang berlangsung di Aula Pemda Subang, Kamis (1/10/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi. H. Asep Nuroni, S.Sos., M.Si., turut menyampaikan pesan dan kesan dalam acara perpisahan tersebut. Selama 40 tahun mengabdi sebagai ASN di Kabupaten Subang, ia mengaku menghadapi […]

×
×


Saat ini belum ada komentar