klikduakali.id – Peringatan Hari Kanker Sedunia pada 4 Februari dijadikan oleh RSUD Subang sebagai momentum strategis untuk menguatkan upaya edukasi dan kepedulian terhadap penyakit kanker yang masih menjadi tantangan kesehatan nasional.
Direktur RSUD Subang, dr. Achmad Nasuhi, menekankan bahwa kampanye awareness bukan semata perayaan tahunan, tetapi bagian dari komitmen rumah sakit dalam memperluas pemahaman masyarakat terhadap kanker — terutama pentingnya deteksi dini dan dukungan menyeluruh bagi pasien dan keluarga.
Menurut dr. Achmad, setiap pasien kanker memiliki kondisi yang unik dan kompleks, sehingga sistem layanan kesehatan dan dukungan sosial harus berpadu untuk menciptakan perawatan yang manusiawi dan berkelanjutan. Dalam konteks ini, peranan keluarga, lingkungan, dan masyarakat luas disebutnya sama pentingnya dengan program medis itu sendiri.
Kanker masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi secara global maupun di Indonesia. Banyak kasus sering ditemukan pada stadium lanjut, akibat rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pemeriksaan kesehatan rutin dan skrining. Padahal, peluang kesembuhan kanker jauh lebih tinggi bila terdeteksi sejak awal.
Karena itu, RSUD Subang menegaskan perlunya upaya preventif lebih besar, seperti edukasi kesehatan, pemeriksaan berkala, serta dukungan psikologis dan sosial bagi para pasien. Pesan ini sejalan dengan upaya nasional lainnya dalam memperkuat respons terhadap kanker, termasuk kampanye, edukasi, dan aksi komunitas yang digelar di berbagai daerah menjelang maupun setelah Hari Kanker Sedunia.
dr. Achmad mengajak masyarakat Subang untuk tidak hanya bersikap pasif, tetapi aktif memeriksa kesehatan secara berkala, menerapkan pola hidup sehat, serta saling memberikan dukungan kepada penyintas kanker. Dengan pendekatan ini, harapannya tidak hanya angka kesadaran yang meningkat, tetapi juga kualitas hidup pasien yang lebih baik. (Redaksi : klikduakali-CA)












