klikduakali.id – Pemerintah Desa (Pemdes) Sadawarna, Kecamatan Cibogo, Kabupaten Subang, resmi menetapkan dua calon kepala desa dalam Pemilihan Kepala Desa Pergantian Antar Waktu (Pilkades PAW) 2026. Rapat Pleno Penetapan bakal calon digelar di aula kantor desa pada Sabtu (31/1/2026), sebagai bagian dari rangkaian proses demokrasi tingkat desa yang transparan dan akuntabel.
Dua calon yang ditetapkan adalah Winda Kusumawati dengan nomor urut 1, dan Samsuri Suganda dengan nomor urut 2. Kedua kandidat telah menyampaikan visi dan misi masing-masing, sekaligus memaparkan program kerja yang akan dijalankan bila terpilih menjadi kepala desa PAW Sadawarna. Pemilihan akan dilaksanakan pada Minggu, 8 Februari 2026, bertempat di aula kantor desa, dengan harapan proses berjalan aman, lancar, dan kondusif.
Ketua Panitia Pilkades PAW, Yosep Hendrawan S.Pd., melalui Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sadawarna, Acu Wandana, menyampaikan bahwa jumlah pemilih dalam Pilkades PAW ini berjumlah 81 orang, yang berasal dari tiga dusun dan 9 RW di desa Sadawarna.
“Tahapan demi tahapan telah dilaksanakan, mulai dari sosialisasi per RW hingga verifikasi administrasi calon. Kedua calon ini sudah memenuhi persyaratan, sehingga siap mengikuti pemilihan,” jelas Acu Wandana.
Acu Wandana menambahkan, sesuai aturan Perbub No. 23 Tahun 2020, maksimal calon kepala desa PAW adalah tiga orang. “Karena jumlah calon hanya dua, maka tidak diperlukan tes tambahan. Hal ini memudahkan panitia dalam mempersiapkan pemilihan dan memastikan jalannya proses demokrasi desa secara transparan,” tuturnya.

Camat Cibogo, Yayan Sopyan S.AN., A.K.p., menekankan pentingnya dukungan dan partisipasi masyarakat dalam Pilkades PAW Sadawarna. “Pemilihan kepala desa PAW bukan hanya soal memilih pemimpin, tetapi juga menjaga kelancaran program pemerintah desa. Kepala desa yang baru nantinya harus mampu melanjutkan program pembangunan dan pelayanan masyarakat tanpa keterlambatan,” ujar Camat Yayan.
Dalam kesempatan tersebut, Camat Yayan juga mengingatkan bahwa kepala desa terpilih akan menjadi ujung tombak pelayanan publik di tingkat desa. “Sejalan dengan arahan Bupati Subang, program pemerintahan di tingkat kabupaten, kecamatan, dan desa harus berjalan selaras. Tidak ada ruang untuk menunda pelayanan masyarakat,” imbuhnya.
Kedua calon, Winda Kusumawati dan Samsuri Suganda, telah memaparkan visi mereka yang menekankan pembangunan desa berkelanjutan, peningkatan pelayanan publik, dan penguatan partisipasi warga dalam program desa. Masyarakat diajak untuk menilai calon berdasarkan program kerja yang ditawarkan serta komitmen terhadap kesejahteraan warga.
Pilkades PAW Sadawarna menjadi contoh proses demokrasi lokal yang terstruktur. Panitia pilkades telah memastikan semua tahapan mulai dari penetapan calon, sosialisasi, hingga verifikasi administrasi berjalan sesuai aturan.
“Kami berharap seluruh warga hadir dan menggunakan hak pilihnya. Partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci suksesnya Pilkades PAW ini,” pungkas Acu Wandana.
Dengan pemilihan yang transparan dan kondusif, Pemdes Sadawarna menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pemimpin yang amanah, mampu melanjutkan pembangunan desa, serta meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat. Pemilihan kepala desa PAW bukan sekadar formalitas, tetapi juga momen bagi warga Sadawarna untuk menentukan arah pembangunan desa ke depan.












