klikduakali.id – Kegiatan SANLATIF 2026 berlangsung meriah dan penuh antusiasme pada Jumat–Ahad, 27–28 Februari hingga 1 Maret 2026 di Aula Mubarak. Sebanyak 260 peserta yang terdiri dari santri MDTA As Syifa serta anak-anak di lingkungan sekitar yayasan dari jenjang kelas 4 sampai kelas 6 turut ambil bagian dalam kegiatan tahunan ini.
Mengangkat tema “Indahnya Berpuasa, Serunya Berbagi”, SANLATIF 2026 menjadi wadah pembinaan yang dirancang untuk menanamkan nilai-nilai keimanan, memperkuat karakter, serta menumbuhkan kepedulian sosial sejak usia dini. Melalui kegiatan ini, peserta didorong untuk semakin mencintai Al-Qur’an, memperluas wawasan keilmuan, sekaligus merasakan indahnya kebersamaan dalam suasana yang hangat dan menyenangkan.
Ragam Aktifitas SANLATIF 2026
Beragam aktivitas edukatif disusun secara interaktif agar mudah dipahami dan menyenangkan bagi anak-anak. Mulai dari pembelajaran Al-Qur’an, penyampaian materi motivasi ibadah, praktik berbagi, hingga kegiatan kebersamaan yang membangun kekompakan dan persaudaraan. Seluruh rangkaian acara dirancang tidak hanya sebagai sarana belajar, tetapi juga sebagai pengalaman berharga yang membekas dalam ingatan peserta.


Menumbuhkan Ilmu & Karakter Anak
Dalam sambutannya, Bunda Millati menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya SANLATIF 2026 dengan lancar. Ia berharap kegiatan ini menjadi wasilah bagi anak-anak untuk semakin bersemangat dalam berpuasa, membiasakan diri berbagi, dan memperdalam kecintaan terhadap Al-Qur’an. Pembatasan peserta pada jenjang kelas 4 hingga kelas 6 dilakukan agar pembinaan dapat berjalan lebih fokus dan optimal.
“Alhamdulillah, kegiatan SANLATIF tahun ini berjalan dengan baik. Semoga menjadi perantara kebaikan dan terus menumbuhkan semangat ibadah serta kepedulian pada diri anak-anak. Kami berharap kegiatan ini selalu dinanti dan menghadirkan pengalaman baru setiap tahunnya,” tuturnya.
Keceriaan yang terpancar dari wajah para peserta sejak hari pertama hingga penutupan menjadi bukti bahwa SANLATIF 2026 bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum penting dalam membentuk generasi muda yang berilmu, berakhlak, dan peduli terhadap sesama. Harapannya, nilai-nilai kebaikan yang ditanamkan selama tiga hari tersebut dapat terus tumbuh dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. (Redaksi : klikduakali-IN)












