Pengawasan Diperketat, BGN Evaluasi Dua Dapur MBG di Subang

Pengawasan Diperketat, BGN Evaluasi Dua Dapur MBG di Subang

klikduakali.id – Kabupaten Subang menjadi salah satu daerah yang masuk dalam proses evaluasi nasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilakukan oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Evaluasi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan kualitas dan keamanan pangan bagi para penerima manfaat program, khususnya siswa.

Dalam hasil pemantauan terbaru, dua dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Subang untuk sementara dihentikan operasionalnya guna menjalani proses evaluasi dan perbaikan standar layanan.

Langkah tersebut merupakan bagian dari evaluasi nasional yang dilakukan BGN terhadap operasional dapur MBG di berbagai daerah. Berdasarkan data Kedeputian Pemantauan dan Pengawasan per 28 Februari 2026 pukul 11.20 WIB, tercatat sebanyak 47 SPPG di beberapa wilayah dihentikan sementara hingga hari ke-9 pelaksanaan evaluasi nasional.

Di Kabupaten Subang, dua dapur yang masuk dalam proses evaluasi tersebut adalah SPPG Kalijati Kalijati Timur 2 serta SPPG Pagaden Kamarung 1.

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S. Deyang, menegaskan bahwa penghentian sementara ini merupakan langkah tegas untuk memastikan seluruh standar keamanan pangan benar-benar dipatuhi oleh setiap dapur penyedia makanan dalam program MBG.

Menurutnya, pemerintah tidak memberikan toleransi terhadap penyimpangan standar kualitas pangan, karena program ini menyasar anak-anak sekolah yang membutuhkan jaminan keamanan dan kualitas gizi.

“Setiap temuan langsung ditindak dengan penghentian operasional sementara untuk dilakukan evaluasi menyeluruh,” ujar Nanik dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (28/2/2026).

BGN juga menegaskan bahwa sebagian temuan makanan yang tidak sesuai standar sempat ditarik sebelum dikonsumsi oleh siswa. Meski demikian, sanksi administratif tetap diberikan sebagai bagian dari pembelajaran sistemik agar pengelolaan program semakin baik ke depannya.

Evaluasi ini diharapkan menjadi momentum penguatan tata kelola dapur MBG di berbagai daerah. Setiap dapur yang dihentikan sementara hanya dapat kembali beroperasi setelah memenuhi seluruh rekomendasi perbaikan serta dinyatakan lolos pemeriksaan ulang oleh tim pengawasan.

Masyarakat Subang pun kini menantikan hasil verifikasi lanjutan dari Badan Gizi Nasional, sebagai bagian dari komitmen bersama untuk memastikan program pemenuhan gizi bagi siswa berjalan dengan aman, berkualitas, dan sesuai standar yang telah ditetapkan. (Redaksi : klikduakali-IN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

17 + fifteen =