klikduakali.id — Banyak orang percaya bahwa olahraga rutin secara otomatis membuat kulit tampak lebih sehat dan bercahaya. Namun, faktanya tidak selalu demikian. Beberapa individu justru mengalami kulit yang tampak kusam meski tetap aktif bergerak setiap hari.
Pakar kesehatan kulit dan gaya hidup menjelaskan bahwa faktor nutrisi sering kali menjadi hal yang kurang diperhatikan dalam rutinitas olahraga. Tubuh yang bekerja keras selama aktivitas fisik membutuhkan dukungan gizi yang tepat — terutama antioksidan dan komponen pembentuk kolagen — agar kulit tetap sehat dan tidak kehilangan elastisitasnya.

Olahraga ringan seperti jalan pagi, sesi gym singkat, atau aktivitas luar ruang lain tetap memberikan tekanan pada tubuh. Meskipun intensitasnya tidak berat, proses adaptasi dan pemulihan memerlukan asupan antioksidan seperti vitamin C untuk melindungi sel dari stres oksidatif akibat paparan radikal bebas. Tanpa dukungan nutrisi ini, kulit cenderung menjadi kering dan tampak kusam lebih cepat.
Selain itu, kurangnya konsumsi vitamin C dan kolagen dapat berdampak pada produksi kolagen tubuh. Padahal kolagen sendiri adalah protein utama yang menjaga elastisitas kulit. Jika keduanya tidak terpenuhi, kulit bisa kehilangan kekenyalannya, terasa kurang lembap, dan tampak kurang segar—hal yang sering terjadi pada mereka yang aktif bergerak tapi lalai dalam pola makan dan nutrisi.
Seiring dengan gaya hidup yang semakin padat, beberapa orang mencoba mengatasi kekurangan nutrisi lewat solusi praktis seperti minuman fungsional yang mengandung vitamin dan kolagen. Pilihan ini dianggap membantu menjaga kesehatan kulit dari dalam sekaligus mendukung kebutuhan tubuh saat aktivitas fisik tinggi.
Dengan demikian, olahraga yang konsisten tetap memberi manfaat — asalkan dibarengi dengan pola makan dan asupan nutrisi yang lengkap. Kombinasi keduanya dapat membuat kulit tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga tampak lebih cerah alami setiap hari. (Redaksi : klikduakali-CA)












