KPK Mulai Petakan Celah Korupsi Program MBG, Dugaan Mark Up Bahan Baku SPPG Jadi Sorotan

KPK Mulai Petakan Celah Korupsi Program MBG

klikduakali.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai memetakan potensi celah korupsi dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini dilakukan setelah muncul isu dugaan penggelembungan harga (mark up) bahan baku pangan yang digunakan oleh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di sejumlah daerah.

Isu tersebut ramai diperbincangkan publik di media sosial, terutama setelah muncul berbagai keluhan terkait kualitas makanan yang diterima penerima manfaat program MBG. Dugaan mark up bahan baku dinilai berpotensi memengaruhi kualitas makanan yang disajikan kepada siswa maupun masyarakat penerima program.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan bahwa lembaganya saat ini tengah melakukan kajian melalui fungsi pencegahan. Kajian tersebut bertujuan untuk mengidentifikasi titik-titik rawan penyimpangan dalam pelaksanaan program MBG agar potensi korupsi bisa dicegah sejak dini.

Menurutnya, hasil kajian yang sedang dilakukan nantinya akan menjadi dasar penyusunan rekomendasi bagi para pemangku kepentingan yang terlibat dalam program MBG. Rekomendasi tersebut diharapkan dapat memperbaiki tata kelola program agar lebih transparan dan akuntabel.

Sebelumnya, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati Deyang, juga mengungkapkan bahwa pihaknya menerima banyak laporan mengenai mitra penyedia bahan pangan untuk dapur SPPG yang diduga melakukan penggelembungan harga. Dalam beberapa laporan bahkan disebutkan harga bahan baku yang diajukan melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET).

Selain persoalan harga, kualitas bahan pangan yang diterima juga dilaporkan tidak selalu sesuai dengan standar yang ditetapkan dalam program MBG. Kondisi tersebut kemudian memunculkan kekhawatiran masyarakat terkait kualitas makanan yang didistribusikan kepada para penerima program.

Karena itu, KPK menilai penting untuk memetakan potensi celah korupsi dalam pengadaan bahan baku hingga pengelolaan dapur SPPG. Dengan langkah tersebut, diharapkan pelaksanaan program MBG dapat berjalan lebih baik serta terbebas dari praktik penyimpangan. (Redaksi : klikduakali-CA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

five × 1 =