klikduakali.id – Pesantren Ummahat ke-22 yang diselenggarakan Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah berlangsung khidmat dan penuh antusiasme. Tahun ini, jumlah peserta tercatat panitia mencapai lebih dari 1.300 orang, menandakan tingginya semangat kaum ibu di Kabupaten Subang dalam menuntut ilmu dan memperkuat spiritualitas di bulan suci Ramadan.
Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi, S.SI., M.M.,, yang hadir dan memberikan sambutan, menyampaikan rasa syukur karena kembali dipertemukan dengan para peserta dalam momentum Ramadan yang penuh keberkahan. Ia menilai konsistensi penyelenggaraan Pesantren Ummahat yang kini memasuki tahun ke-22 sebagai bukti nyata komitmen Yayasan As-Syifa dalam membina umat dan memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.
“Alhamdulillah, kita kembali dipertemukan dalam kegiatan yang penuh keberkahan ini. Keistikamahan ibu-ibu mengikuti Pesantren Ummahat setiap tahun adalah kekuatan besar dalam membangun keluarga dan masyarakat yang religius,” ujarnya.
Atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah Kabupaten Subang, ia menyampaikan apresiasi kepada Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah atas kontribusinya dalam pembangunan sumber daya manusia, khususnya dalam pembinaan akhlak dan keagamaan. Menurutnya, peran lembaga pendidikan dan dakwah sangat strategis dalam mendukung visi Kabupaten Subang, yaitu terwujudnya daerah yang unggul, maju, dan kompetitif dalam bingkai pembangunan berkelanjutan menuju masyarakat yang adil, makmur, sejahtera, demokratis, dan religius.
“Pembangunan bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga pembangunan iman dan akhlak. Program-program keagamaan seperti ini membantu pemerintah daerah dalam mewujudkan Subang yang religius,” tegasnya.

Rencana Pengembangan Kegiatan As-Syifa Melalui Pesantren Ummahat
Melihat animo peserta yang terus meningkat dari tahun ke tahun, Wakil Bupati juga menyampaikan dukungannya terhadap rencana pengembangan kegiatan dalam skala yang lebih besar. Dengan jumlah peserta yang telah melampaui 1.300 orang, ia menilai kegiatan ini layak digelar di lokasi yang lebih luas di masa mendatang.
“Dengan semangat yang luar biasa ini, insyaallah ke depan kegiatan Pesantren Ummahat bisa kita gelar di kawasan Subang Kota atau bahkan di Alun-Alun Subang. Jika ribuan ibu-ibu berkumpul dalam satu majelis besar, ini bukan hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga simbol kuatnya syiar Islam di ruang publik,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa perluasan kegiatan tersebut diharapkan semakin mempererat ukhuwah, memperkuat identitas religius masyarakat, sekaligus membawa keberkahan bagi Kabupaten Subang.
Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati juga mengajak seluruh peserta untuk memaksimalkan Ramadan 1447 Hijriah dengan amal-amal terbaik. Ia mengingatkan agar setiap Muslim menjalani Ramadan seolah-olah sebagai Ramadan terakhir, sehingga ibadah dilakukan dengan penuh kesungguhan dan keikhlasan.
Menutup sambutannya, ia berharap Pesantren Ummahat ke-22 menjadi momentum penguatan iman sekaligus langkah awal menuju penyelenggaraan kegiatan yang lebih besar dan lebih berdampak bagi masyarakat luas.
“Semoga Ramadan tahun ini menjadikan kita pribadi yang lebih baik dari sebelumnya, dan semoga Subang semakin dikenal sebagai daerah yang religius, harmonis, dan penuh keberkahan,” pungkasnya. (Redaksi : klikduakali-IN)












