klikduakali.id – Menjelang Idul Fitri 1447 H, Perumda Tirta Rangga Subang (TRS) mengambil langkah strategis untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi, khususnya pasokan air bersih. Di tengah meningkatnya aktivitas rumah tangga selama libur Lebaran, perusahaan daerah ini menyiagakan 39 personel yang bekerja penuh selama 24 jam.
Kesiapan ini bukan hanya soal menjaga distribusi tetap berjalan, tetapi juga mengantisipasi potensi gangguan yang bisa terjadi akibat lonjakan pemakaian air. Tim yang disiagakan tersebar di berbagai titik layanan dan bertugas melakukan pengawasan instalasi, pemantauan jaringan, hingga penanganan cepat jika terjadi kendala teknis.
Perwakilan direksi Perumda TRS menegaskan bahwa sistem piket intensif menjadi kunci dalam menjaga kualitas layanan.
“Setiap potensi gangguan akan langsung ditangani agar tidak berdampak luas kepada pelanggan,” ujarnya.

Selain penguatan sumber daya manusia, Perumda TRS juga telah melakukan langkah preventif sebelum memasuki masa libur panjang. Pengecekan menyeluruh terhadap instalasi pengolahan air serta jaringan perpipaan dilakukan untuk memastikan tidak ada kebocoran atau gangguan aliran. Di saat yang sama, kapasitas produksi air turut dioptimalkan guna mengimbangi peningkatan kebutuhan masyarakat.
Upaya ini menjadi bagian dari komitmen pelayanan publik, di mana kenyamanan masyarakat saat merayakan Lebaran menjadi prioritas utama. Ketersediaan air bersih dinilai krusial, terutama untuk kebutuhan ibadah, konsumsi, hingga aktivitas rumah tangga selama momen hari raya.
Perumda TRS juga memastikan kemudahan akses layanan bagi pelanggan. Pembayaran tagihan tetap dapat dilakukan melalui kanal digital, sementara layanan pengaduan disiapkan agar respons terhadap keluhan dapat dilakukan dengan cepat.
Dengan berbagai langkah tersebut, Perumda TRS berupaya menjaga kepercayaan masyarakat sekaligus memastikan bahwa perayaan Lebaran dapat berlangsung tanpa gangguan, termasuk dari sisi layanan air bersih yang menjadi kebutuhan vital sehari-hari. (Redaksi : klikduakali-IN)












