Honor Relawan Naik, Pemkab Subang Perkuat Dukungan untuk Garda Terdepan Bencana

klikduakali.id – Pemerintah Kabupaten Subang menunjukkan komitmen nyata dalam memperkuat peran relawan kebencanaan. Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, memastikan honor relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) akan naik dari Rp700 ribu menjadi Rp1 juta. Kebijakan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan sekaligus motivasi para relawan yang selama ini berada di garis depan penanganan bencana.

Kenaikan honor tersebut disampaikan langsung oleh Bupati yang akrab disapa Kang Rey dalam kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama jajaran BPBD dan Tagana di Rumah Dinas Bupati, Selasa (17/3/2026).

“Seperti janji saya, honor Tagana akan dinaikkan. Ini akan direalisasikan pada anggaran perubahan atau paling lambat pada anggaran murni,” ujarnya.

Langkah ini tidak hanya sebatas penyesuaian nominal, tetapi juga menjadi bentuk pengakuan terhadap peran vital relawan dalam menghadapi berbagai situasi darurat. Dalam beberapa waktu terakhir, relawan Tagana bersama BPBD terlibat aktif dalam penanganan bencana, termasuk banjir di wilayah Pantura, khususnya Kecamatan Pamanukan, yang membutuhkan respons cepat dan kerja tanpa henti.

Kang Rey menegaskan bahwa dedikasi para relawan menjadi alasan utama pemerintah daerah memberikan perhatian lebih. “BPBD dan Tagana selalu menjadi garda terdepan dalam penanganan bencana. Kami sangat mengapresiasi kerja keras tersebut,” katanya.

Selain kebijakan peningkatan honor, kegiatan silaturahmi tersebut juga menjadi ruang mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan relawan. Dalam suasana kebersamaan menjelang Idulfitri, Bupati menekankan pentingnya menjaga solidaritas dan kolaborasi. Ia bahkan menyebut relawan sebagai bagian dari keluarga besar pemerintah daerah.

Tagana Kabupaten Subang
Tagana Kabupaten Subang

Sebagai bentuk perhatian, Bupati juga menyerahkan bantuan secara simbolis kepada perwakilan BPBD dan Tagana. Ia menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan inisiatif pribadi, bukan berasal dari anggaran daerah. Hal ini memperlihatkan pendekatan yang lebih personal dalam membangun kedekatan dengan para relawan.

Di sisi lain, apresiasi juga datang dari jajaran pemerintah daerah. Kepala Pelaksana BPBD Subang, Udin Jazudin, menilai relawan Tagana memiliki peran yang tidak tergantikan dalam setiap penanganan bencana. Sementara Kepala Dinas Sosial Subang, Saeful Arifin, mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat kolaborasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Bagi para relawan, perhatian yang diberikan pemerintah daerah menjadi suntikan semangat tersendiri. Salah satu relawan, Ma Iis, mengaku merasa dihargai atas undangan dan kebijakan yang diberikan.

“Ini pertama kalinya kami diundang ke Rumah Dinas Bupati. Kami merasa diakui dan diperhatikan,” ujarnya.

Dengan kebijakan ini, Pemerintah Kabupaten Subang tidak hanya meningkatkan kesejahteraan relawan, tetapi juga mempertegas bahwa keberadaan mereka merupakan pilar penting dalam sistem penanggulangan bencana. Di tengah tantangan alam yang semakin kompleks, dukungan terhadap relawan menjadi investasi penting bagi ketangguhan daerah. (Redaksi : klikduakali-IN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

one × one =