Anggota DPRD Jawa Barat Dorong Penguatan Ibadah dan Pendidikan Melalui Pesantren Ummahat

Anggota DPRD Jawa Barat Dorong Penguatan Ibadah dan Pendidikan Melalui Pesantren Ummahat

klikduakali.id – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, dr. Encep Sugiana, M.HKes menegaskan pentingnya menjadikan bulan Ramadan sebagai momentum strategis dalam meningkatkan kualitas ibadah dan penguatan pendidikan umat. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri rangkaian kegiatan Pesantren Ummahat ke-22.

‎‎Dalam sambutannya, dr. Encep menyampaikan rasa syukur atas konsistensi penyelenggaraan kegiatan yang telah berjalan selama lebih dari dua dekade. Ia menilai Pesantren Ummahat bukan sekadar agenda tahunan, tetapi bagian dari proses pembinaan umat yang berkelanjutan.

“Bulan Ramadan adalah bulan panen raya ibadah. Kalau di bulan Rajab kita menanam dan di Sya’ban kita memupuk, maka di bulan Ramadan inilah kita memanen pahala sebanyak-banyaknya,” ujarnya.
‎‎

‎Menurutnya, majelis ilmu seperti Pesantren Ummahat yang digelar di As-Syifa memiliki peran penting dalam membangun kesadaran spiritual masyarakat, khususnya kaum ibu sebagai pilar keluarga. Ia menegaskan bahwa kehadiran di majelis taklim merupakan bagian dari ibadah yang bernilai besar.

“Hadir di majelis taklim seperti ini adalah bagian dari ibadah kepada Allah. Setiap tilawah, setiap ilmu yang kita dengarkan, insya Allah menjadi pahala yang terus mengalir,” tambahnya.

Anggota DPRD Jawa Barat Dorong Penguatan Ibadah dan Pendidikan Melalui Pesantren Ummahat
dr. Encep Sugiana, M.HKes menegaskan pentingnya menjadikan bulan Ramadan sebagai momentum strategis dalam meningkatkan kualitas ibadah

‎‎DPRD Jawa Barat Dukung Keagamaan & Pendidikan

Sebagai anggota DPRD Jawa Barat, dr. Encep juga menyoroti pentingnya dukungan terhadap kegiatan keagamaan dan pendidikan berbasis masyarakat. Ia menilai pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter dan berakhlak.

‎Lebih lanjut, ia berharap Pesantren Ummahat terus dijaga keberlangsungannya serta mampu menyiapkan generasi penerus dakwah di masa depan.

“Program ini harus terus dijaga dan diteruskan. Kita siapkan generasi penerus agar kegiatan dakwah seperti ini tetap berjalan hingga masa depan,” ungkapnya.

‎dr. Encep menambahkan bahwa penguatan nilai-nilai spiritual di bulan Ramadan diharapkan mampu berdampak pada kehidupan sosial masyarakat secara lebih luas, mulai dari keluarga hingga lingkungan sekitar.
‎‎Melalui momentum ini, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memanfaatkan Ramadan sebagai sarana memperkuat keimanan, meningkatkan kualitas diri, serta membangun Jawa Barat yang religius dan berdaya saing melalui fondasi moral yang kokoh. (Redaksi : klikduakali-IN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

13 − 7 =