klikduakali.id – Menyambut awal Ramadan, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dangdeur 08 dan Pasirkareumbi 03 memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan sesuai arahan pemerintah pusat. Meski memasuki masa libur sekolah, kedua dapur tersebut memilih menggelar kegiatan bersih-bersih massal sekaligus munggahan.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo dan Badan Gizi Nasional (BGN) agar dapur MBG tetap produktif selama masa jeda operasional.
Sejak pagi, para relawan membersihkan area dapur, peralatan masak, hingga lingkungan sekitar. Selain menjaga standar kebersihan dan higienitas, kegiatan ini juga menjadi momentum konsolidasi tim menjelang operasional penuh pascalibur awal Ramadan.
Mitra BGN pengelola SPPG Dangdeur 08 dan Pasirkareumbi 03, Bidan Tety Asriyanti, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar simbolik, tetapi bagian dari komitmen menjaga kualitas layanan. Menurutnya, kebersihan dapur menjadi faktor penting dalam memastikan keamanan dan mutu makanan bagi para penerima manfaat.
Selain aksi bersih-bersih, relawan dari dua dapur mengikuti kegiatan makan bersama atau munggahan sebagai sarana mempererat silaturahmi. Momentum ini dimanfaatkan untuk saling berbagi pengalaman dan memperkuat koordinasi.
“Kita adakan kegiatan bersih-bersih dan sekaligus munggahan. Ini sesuai arahan dari Presiden Prabowo dan BGN untuk dapur tetap produktif walaupun libur. Semua relawan pagi-pagi bersih-bersih dapur masing-masing, siangnya kita ajak makan bersama sekaligus munggahan menjelang awal bulan puasa,” ujarnya.
Penguatan soliditas tim dinilai penting agar distribusi makanan bergizi bagi anak sekolah dan kelompok B3 dapat berjalan lebih optimal setelah masa libur.
Mengacu pada petunjuk teknis dari BGN, operasional SPPG akan kembali berjalan penuh setelah libur awal Ramadan. Selama periode tersebut, distribusi makanan kepada penerima manfaat direncanakan menggunakan menu kering.
Langkah ini menunjukkan bahwa program MBG tetap menjaga ritme pelayanan meskipun memasuki masa penyesuaian Ramadan, dengan tetap mengedepankan kebersihan, kesiapan logistik, dan kekompakan relawan. (Redakasi : klikduakali-IN)












