klikduakali.id – Menjelang Ramadan 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Subang memperkuat strategi pengendalian inflasi pangan melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Desa Cibogo, Kecamatan Cibogo, Kamis (12/2/2026). Program ini digelar Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Subang bersama Perum BULOG Kantor Cabang Subang sebagai langkah antisipatif menghadapi lonjakan permintaan bahan pokok.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari gerakan serentak nasional yang dilaksanakan di berbagai daerah sebagai instrumen stabilisasi harga dan pasokan pangan menjelang hari besar keagamaan.
Pimpinan Cabang BULOG Subang–Purwakarta, Laswenri, menegaskan bahwa GPM menjadi salah satu instrumen konkret pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat.
Menurutnya, menjelang Ramadan, pola konsumsi masyarakat cenderung meningkat sehingga berpotensi memicu kenaikan harga di tingkat pasar. Melalui intervensi pasar seperti GPM, pemerintah memastikan komoditas strategis tetap tersedia dengan harga di bawah rata-rata pasar.
“Gerakan ini bertujuan mengendalikan inflasi pangan dan menjaga harga kebutuhan pokok tetap stabil. Kami ingin memastikan masyarakat tidak kesulitan memperoleh pangan berkualitas dengan harga terjangkau,” ujarnya.
Komoditas Strategis Disediakan
Dalam pelaksanaan di Desa Cibogo, BULOG menyediakan sejumlah komoditas utama rumah tangga, antara lain:
– Beras Medium SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan)
– Beras Premium Punokawan
– Minyak Kita
– Gula pasir
– Tepung terigu
Seluruh produk dijual dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar setempat. Kebijakan ini menjadi langkah konkret stabilisasi harga sekaligus penguatan ketahanan pangan daerah.

Antusiasme warga terlihat sejak pagi hari. Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memenuhi kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Salah satu warga, Nurfatimah, mengaku terbantu dengan adanya selisih harga yang cukup signifikan dibandingkan pasar umum. Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin, terutama menjelang momen dengan tingkat konsumsi tinggi.
Pemerintah Kabupaten Subang bersama BULOG memastikan pemantauan stok pangan di gudang akan terus dilakukan guna menjaga kelancaran distribusi hingga Idulfitri mendatang. Sinergi antara pemerintah daerah dan BUMN pangan ini menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas ekonomi daerah di tengah dinamika permintaan pasar.
Dengan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah, pemerintah tidak hanya hadir sebagai regulator, tetapi juga sebagai stabilisator harga demi melindungi daya beli masyarakat menjelang Ramadan 2026. (Redaksi : klikduakali-IN)












