UBK Bentuk Tim Investigasi Usai Dugaan Suap Rp20 Juta ke Ketua BEM FH, Mahasiswa Tuntut Transparansi

klikduakali.id – Universitas Bung Karno (UBK) membentuk tim investigasi internal menyusul pengakuan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum (BEM FH) Muhammad Abdi Maludin yang mengaku menerima uang sebesar Rp20 juta menjelang aksi demonstrasi mahasiswa pada pertengahan Juni 2026.
Kasus tersebut menjadi perhatian publik setelah muncul dugaan adanya upaya memengaruhi arah aksi mahasiswa melalui pemberian uang yang disebut berasal dari pihak luar kampus. Dugaan tersebut kini tengah ditelusuri oleh pihak universitas untuk mengungkap pihak-pihak yang terlibat serta memastikan proses penegakan kode etik berjalan secara objektif.

Wakil Rektor III UBK, Daniel Panda, menyatakan bahwa pihak kampus telah mengambil langkah awal dengan menonaktifkan Muhammad Abdi Maludin dari jabatannya sebagai Ketua BEM FH hingga proses investigasi selesai dilakukan.
“Sesuai kebijakan pimpinan universitas, yang bersangkutan telah dinonaktifkan sementara selama proses pemeriksaan berlangsung,” ujar Daniel.
Menurut hasil penelusuran awal, uang tersebut diduga diberikan menjelang pelaksanaan aksi demonstrasi mahasiswa yang berlangsung pada 15 Juni 2026. Dana itu disebut diterima melalui perantara yang memiliki hubungan dengan lingkungan kampus dan kemudian didistribusikan kepada sejumlah pihak.
Dalam pengakuannya kepada pihak universitas, Abdi menyatakan menerima dana sebesar Rp20 juta yang sebagian di antaranya dibagikan kepada beberapa mahasiswa dan alumni. Dana tersebut disebut digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk kebutuhan pribadi.
Menyikapi perkembangan tersebut, pihak kampus membentuk tim investigasi untuk mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak, termasuk mahasiswa yang diduga mengetahui alur pemberian dana tersebut.
“Kami akan memeriksa seluruh informasi yang ada dan menentukan langkah sesuai aturan yang berlaku di lingkungan universitas,” kata Daniel.
Di sisi lain, sejumlah mahasiswa UBK menyampaikan tuntutan agar kasus tersebut diusut secara transparan dan menyeluruh. Mereka meminta seluruh pihak yang diduga terlibat membuka informasi secara terbuka serta mempertanggungjawabkan tindakannya di hadapan civitas akademika.

Mahasiswa juga mendorong pembentukan mekanisme pengawasan independen yang melibatkan unsur mahasiswa agar proses investigasi berjalan objektif dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kasus ini memicu perdebatan mengenai independensi gerakan mahasiswa serta potensi intervensi pihak luar terhadap aktivitas organisasi kemahasiswaan. Sejumlah pihak menilai transparansi menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga kemahasiswaan sebagai representasi suara kritis mahasiswa.
Hingga saat ini, proses investigasi masih berlangsung dan pihak universitas belum mengumumkan hasil akhir maupun sanksi yang akan dijatuhkan kepada pihak-pihak yang terbukti terlibat. (Redaksi : klikduakali-IN)
Komentar (0)
Rekomendasi Untuk Anda
Pasar Ciroyom Direvitalisasi, Ditargetkan Rampung 2 Tahun
- Kamis, 1 Oktober 2026
Klikduakali.id – Perumda Pasar Juara Kota Bandung terus menjalankan revitalisasi Pasar Ciroyom. Proyek ini ditujukan untuk meningkatkan keandalan bangunan serta menjamin keselamatan dan kenyamanan aktivitas pedagang dan masyarakat. Menurut Direktur Utama Perumda Pasar Juara Kota Bandung Pradana Aditya Wicaksana, revitalisasi Pasar Ciroyom dilakukan berdasarkan hasil uji kelayakan kondisi bangunan yang telah dilakukan sebelumnya. Hasil uji […]
Reynaldy Targetkan Subang Akan Dikenal Lewat Ekonomi Kreatif
- Senin, 26 Oktober 2026
klikduakali.id – Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi menargetkan Kabupaten Subang dikenal melalui pengembangan ekonomi kreatif, selain sebagai daerah industri dan lumbung pangan nasional. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menggelar SubangFest secara rutin setiap bulan. Target tersebut disampaikan Reynaldy saat menjadi narasumber dalam Indonesia Creative Connect 2026 bertajuk Leaders Talk – Inovasi dan […]
Menko Bahlil Pangkas Ekspor Gas ke Singapura, Tegaskan Indonesia Tak Langgar Kontrak
- Selasa, 27 Oktober 2026
klikduakali.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia, menegaskan pengurangan ekspor gas pipa ke Singapura dilakukan untuk mengutamakan kebutuhan energi dalam negeri. Ia membantah kebijakan tersebut melanggar kontrak bilateral dan meminta Singapura menghormati hubungan antarnegara secara setara. Dalam konferensi pers mengenai ketahanan energi nasional […]
As-Syifa Al-Khoeriyyah Fasilitasi Pelatihan Nasional 10.000 Khatib IKADI di Subang
- Senin, 26 Oktober 2026
klikduakali.id – Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah berkolaborasi dengan Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Kabupaten Subang dalam menyelenggarakan Pelatihan Nasional 10.000 Khatib IKADI di Aula Mubarok, Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah, Sabtu (24/10/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan dakwah nasional yang dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah, dengan partisipasi peserta dari 38 provinsi di Indonesia. Keterlibatan Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah […]
Polemik Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Berujung Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi
- Sabtu, 3 Oktober 2026
klikduakali.id – Polemik fasilitas mewah di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Jawa Barat, memasuki babak baru. Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Mashudi, mengundurkan diri dari jabatannya pada Kamis (1/10/2026). Surat pengunduran diri Mashudi telah diterima Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Publik Kemenimipas Akbar Hadi […]
Bus Persib Bandung U-18 Dilempari Batu di Tol Batang, Polisi Amankan Terduga Pelaku
- Selasa, 13 Oktober 2026
klikduakali.id – Rombongan Persib Bandung U-18 menjadi korban penyerangan di Rest Area KM 360 Tol Batang, Jawa Tengah, Minggu (11/10/2026) malam. Insiden tersebut mengakibatkan kaca bus pecah dan seorang ofisial tim bernama Pandu mengalami penganiayaan. Polisi telah mengamankan seorang terduga pelaku berinisial BPA (33), warga Palmerah, Jakarta Barat. Kasatreskrim Polresta Batang Kompol Bintoro Thio Pratama […]
Utang Rp 25 Juta Diduga Jadi Motif Kematian Sopir Taksi Online di Sumedang
- Selasa, 13 Oktober 2026
klikduakali.id – Kasus kematian Yogi Saparudin (35), sopir taksi online yang jasadnya ditemukan terkubur di perkebunan teh Cisoka, Desa Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, mulai menemukan titik terang. Polisi telah mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam perkara tersebut, sementara dugaan motif yang berkaitan dengan utang piutang senilai Rp 25 juta turut […]
Sekda Jabar Bentuk Tim Pemburu Anak Tidak Sekolah hingga Tingkat Desa
- Jumat, 16 Oktober 2026
Klikduakali.id – Sekda Jabar Herman Suryatman menginstruksikan pembentukan tim pemburu anak tidak sekolah (ATS) hingga desa dan kelurahan. Jajaran pemerintah daerah diminta turun langsung mendata anak yang kehilangan akses pendidikan serta mengupayakan agar mereka kembali bersekolah. Penanganan anak tidak sekolah (ATS) di Jawa Barat membutuhkan sinergi lintas sektor hingga tingkat pemerintahan terbawah. Herman Suryatman menegaskan, […]

×
×


Saat ini belum ada komentar