klikduakali.id – Pemerintah Kabupaten Subang terus memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah tujuan investasi strategis di Jawa Barat. Upaya tersebut ditunjukkan melalui penyelenggaraan Subang Investment Forum (SIF) 2026 yang digelar di Aula Oman Syahroni, Kantor Bupati Subang, Rabu (24/6/2026).
Mengusung tema “Connecting Investment, Empowering Local Economy”, forum ini menjadi wadah yang mempertemukan pemerintah daerah, investor, pelaku usaha, serta berbagai pemangku kepentingan untuk membangun sinergi dalam menciptakan iklim investasi yang sehat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Penyelenggaraan SIF 2026 dilatarbelakangi oleh capaian investasi Kabupaten Subang yang mencatatkan rekor baru pada tahun 2025. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Subang, H. Dikdik Solihin, S.Sos., M.Si., menjelaskan bahwa forum tersebut bukan sekadar agenda tahunan, melainkan momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha.
Menurutnya, realisasi investasi Kabupaten Subang pada tahun 2025 mencapai Rp18,2 triliun. Angka tersebut tidak hanya melampaui target Indikator Kinerja Utama (IKU) daerah dan target investasi yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk Kabupaten Subang, tetapi juga menjadi capaian investasi tertinggi sepanjang sejarah daerah tersebut.
“Dengan SIF 2026 ini kami berharap investasi yang masuk mampu mendorong kemajuan daerah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Jangan sampai masyarakat Subang hanya menjadi penonton di rumah sendiri. Pelaku usaha lokal harus ikut tumbuh dan berkembang bersama investasi yang masuk,” ujar Dikdik.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi atau yang akrab disapa Kang Rey menyampaikan apresiasi kepada para investor yang hadir dalam forum tersebut. Ia menilai meningkatnya minat investasi menunjukkan semakin besarnya kepercayaan dunia usaha terhadap potensi ekonomi yang dimiliki Kabupaten Subang.
Kabupaten Subang dinilai memiliki berbagai keunggulan strategis yang menjadi daya tarik bagi investor. Mulai dari wilayah pesisir, kawasan pegunungan, sektor pertanian yang kuat, hingga keberadaan kawasan industri yang terus berkembang dan didukung infrastruktur yang semakin memadai.
“Kehadiran bapak dan ibu sekalian adalah bukti komitmen dan kepercayaan terhadap potensi ekonomi Kabupaten Subang. Subang memiliki laut, dataran, pegunungan, kawasan industri, serta sektor pertanian yang kuat. Ini menjadi modal besar bagi pertumbuhan investasi,” katanya.
Kang Rey juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Subang untuk terus menghadirkan kepastian dan kenyamanan bagi para investor. Berbagai upaya pembenahan pelayanan perizinan terus dilakukan agar proses investasi menjadi lebih cepat, mudah, transparan, dan memberikan kepastian hukum bagi dunia usaha.
“Kami sangat membuka peluang kepada siapa pun yang ingin berinvestasi di Kabupaten Subang. Kami jamin keamanan dan kenyamanan investor. Berbagai praktik premanisme yang mengganggu investasi juga terus kami berantas,” tegasnya.
Meski membuka peluang investasi seluas-luasnya, Kang Rey mengingatkan bahwa investasi yang masuk harus mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Salah satu harapan terbesar pemerintah daerah adalah meningkatnya penyerapan tenaga kerja lokal sehingga manfaat investasi dapat dirasakan langsung oleh warga Subang.
“Yang kami minta hanya satu, berikan kesempatan bagi masyarakat Subang untuk bekerja. Dengan begitu, manfaat investasi benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.
Setelah pembukaan resmi SIF 2026, kegiatan dilanjutkan dengan sesi keynote speech yang disampaikan oleh Kepala Badan Pengelola Rebana, Helmy Yahya. Dalam kesempatan tersebut, ia mengapresiasi besarnya potensi investasi Kabupaten Subang serta komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan kemudahan berusaha dan iklim investasi yang semakin kompetitif.
Forum investasi ini turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah, para camat, pelaku usaha, serta sejumlah investor dari berbagai sektor. Kehadiran berbagai pihak tersebut diharapkan dapat memperkuat kolaborasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berdaya saing sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kabupaten Subang. (Redaksi : klikduakali – SA)




