DPRD Jabar Dorong Pengawasan Ketat Program Makan Bergizi Gratis

klikduakali.id – Anggota DPRD Jawa Barat, Encep Sugiana, menekankan pentingnya pengawasan dan evaluasi yang ketat terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya terhadap penyedia makanan yang bertanggung jawab dalam penyediaan menu bagi penerima manfaat di lapangan.
Menurutnya, keberhasilan program MBG tidak hanya bergantung pada besarnya anggaran yang digelontorkan pemerintah, tetapi juga sangat ditentukan oleh kualitas makanan yang disediakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai pelaksana program di berbagai daerah.
Ia menegaskan bahwa makanan yang disediakan harus benar-benar memenuhi standar gizi seimbang, mulai dari kecukupan karbohidrat, protein, vitamin, mineral hingga lemak yang dibutuhkan tubuh anak.
“Kalau makanan yang diberikan tidak memenuhi standar gizi seimbang, maka harapan dari program ini tidak akan tercapai, padahal anggaran yang digunakan sangat besar,” tegasnya.
Encep menilai program MBG merupakan salah satu program strategis pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan anak sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan. Karena itu, pelaksanaan program tersebut harus dilakukan secara serius dan profesional oleh seluruh pihak yang terlibat.
Ia menambahkan bahwa pemerintah perlu melakukan monitoring secara berkala untuk memastikan bahwa setiap penyelenggara program menjalankan tugasnya sesuai dengan standar dan ketentuan yang telah ditetapkan.

SPPG Berkomitmen Memberikan Pelayanan Terbaik
Menurutnya, pengawasan tersebut tidak hanya penting untuk menjaga kualitas makanan yang diberikan kepada anak-anak, tetapi juga untuk memastikan bahwa anggaran yang digunakan benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
“Monitoring dan evaluasi harus dilakukan secara berkala agar kualitas pelaksanaan program tetap terjaga,” katanya.
Lebih lanjut, Encep menilai penyedia layanan yang tidak menjalankan amanah sesuai standar yang ditetapkan seharusnya diberikan sanksi tegas. Bahkan, jika terbukti tidak memenuhi ketentuan, kerja sama dengan penyedia tersebut sebaiknya dihentikan dan digantikan dengan pihak yang lebih siap menjalankan program secara profesional.
“SPPG yang tidak menjalankan amanah sesuai ketentuan sebaiknya segera dihentikan dan diganti dengan yang benar-benar siap menjalankan program ini dengan baik,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya keterbukaan informasi serta pelaporan dari masyarakat dan pihak terkait apabila ditemukan masalah dalam pelaksanaan program di lapangan. Laporan tersebut dapat menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah untuk melakukan perbaikan terhadap sistem pelaksanaan program MBG.
Menurut Encep, evaluasi yang dilakukan secara berkala akan membantu pemerintah memperbaiki berbagai kekurangan sekaligus meningkatkan kualitas pelaksanaan program ke depan.
Dengan pengawasan yang kuat, transparansi, serta komitmen dari seluruh pihak yang terlibat, ia berharap program MBG dapat berjalan secara optimal dan benar-benar memberikan manfaat bagi kesehatan serta masa depan anak-anak Indonesia.
“Program ini merupakan investasi jangka panjang bagi bangsa. Karena itu pelaksanaannya harus benar-benar dijaga agar tujuan meningkatkan kualitas generasi masa depan dapat tercapai,” pungkasnya. (Redaksi : klikduakali-IN)
Komentar (0)
Rekomendasi Untuk Anda
Kabupaten Subang Peringkat 4 Pengunjung Museum Terbanyak di Jawa Barat pada 2025
- Selasa, 13 Oktober 2026
klikduakali.id – Kabupaten Subang masuk dalam empat besar daerah dengan jumlah pengunjung museum terbanyak di Jawa Barat sepanjang 2025. Berdasarkan dataset Jumlah Pengunjung Museum Berdasarkan Kabupaten/Kota di Jawa Barat yang dipublikasikan melalui portal Galura Data Jawa Barat, Kabupaten Subang mencatatkan 25.996 pengunjung museum sepanjang tahun 2025. Dataset yang bersumber dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi […]
Tim DVI Identifikasi Lima Jenazah Korban KM Virgo
- Selasa, 13 Oktober 2026
Klikduakali.id – Identifikasi korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa terus berlanjut. Tim DVI Polda Kalimantan Selatan kembali mengenali lima jenazah, sehingga jumlah korban yang telah teridentifikasi hingga 12 Oktober 2026 bertambah menjadi 77 orang. Kabid Dokkes Polda Kalimantan Selatan, Kombes Pol dr. Much Sofwan, mengatakan kelima jenazah yang berhasil diidentifikasi seluruhnya berjenis […]
Ganjal Kartu ATM dengan Tusuk Gigi, 3 Pelaku Ditangkap Polisi di Subang
- Jumat, 2 Oktober 2026
Klikduakali.id – Jajaran Polres Subang mengungkap kasus pencurian dengan modus mengganjal kartu ATM menggunakan tusuk gigi yang terjadi di wilayah Kabupaten Subang. Dalam kasus tersebut, polisi menangkap tiga tersangka. Sementara satu pelaku lainnya masih buron dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Aksi tersebut terjadi Kamis (10/9/2026) sekitar pukul 11.00 WIB di gerai ATM BCA […]
As-Syifa Al-Khoeriyyah Fasilitasi Pelatihan Nasional 10.000 Khatib IKADI di Subang
- Senin, 26 Oktober 2026
klikduakali.id – Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah berkolaborasi dengan Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Kabupaten Subang dalam menyelenggarakan Pelatihan Nasional 10.000 Khatib IKADI di Aula Mubarok, Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah, Sabtu (24/10/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan dakwah nasional yang dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah, dengan partisipasi peserta dari 38 provinsi di Indonesia. Keterlibatan Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah […]
Encep Sugiana Soroti Kesiapan 86 Rumah Sakit, Fasilitas dan Anggaran Perlu Diperkuat
- Rabu, 14 Oktober 2026
klikduakali.id – Keterlibatan 86 rumah sakit dalam skema perlindungan kesehatan masyarakat di Jawa Barat perlu diimbangi dengan kesiapan fasilitas, tenaga kesehatan, dan dukungan pembiayaan yang memadai. Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Jawa Barat, dr. Encep Sugiana, agar masyarakat kurang mampu dapat memperoleh pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan medis tanpa terkendala persoalan biaya. Encep mengapresiasi langkah Pemerintah […]
Bandara Riyadh Ditutup hingga 17 Oktober, Kemenlu Pantau Keselamatan 37.494 WNI
- Kamis, 15 Oktober 2026
klikduakali.id – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) terus memantau kondisi warga negara Indonesia (WNI) di Riyadh, Arab Saudi, menyusul penutupan sementara Bandara Internasional King Khalid hingga 17 Oktober 2026. Pemerintah memastikan sebanyak 37.494 WNI yang tercatat berada di wilayah Riyadh dalam kondisi aman berdasarkan laporan hingga Rabu (14/10/2026). Kemlu menyatakan belum menerima laporan mengenai WNI yang […]
Bupati Subang Genjot Ekonomi Kreatif Lewat SubangFest, Perputaran UMKM Tembus Rp350 Juta
- Selasa, 27 Oktober 2026
klikduakali.id – Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi mendorong ekonomi kreatif menjadi identitas baru Kabupaten Subang. Salah satu upayanya dilakukan melalui penyelenggaraan SubangFest setiap bulan yang menggabungkan pertunjukan seni, promosi budaya, pariwisata, dan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Gagasan tersebut disampaikan Reynaldy saat menjadi narasumber dalam Indonesia Creative Connect 2026 bertajuk Leaders […]
Sambut Hari Sumpah Pemuda 2026, Encep Sugiana Dorong Generasi Muda Siapkan Diri Menuju Indonesia Emas 2045
- Rabu, 28 Oktober 2026
klikduakali.id – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, dr. Encep Sugiana, M.H.Kes., mengajak generasi muda Indonesia untuk terus meningkatkan kapasitas, kapabilitas, dan kualitas diri sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan. Menurutnya, pemuda hari ini harus mulai mempersiapkan diri untuk menjadi generasi penerus yang mampu mengemban amanah, mengelola bangsa, serta melanjutkan cita-cita para pendiri negara menuju Indonesia […]

×
×


Saat ini belum ada komentar