klikduakali.id – Di tengah situasi keamanan yang belum sepenuhnya kondusif di kawasan Timur Tengah, Anggota DPRD Jawa Barat dr. H. Encep Sugiana, M.H.Kes mengajak masyarakat dan jamaah umrah untuk menyikapi keadaan dengan penuh kesabaran, ketenangan, dan keyakinan kepada ketentuan Allah SWT.
Menurutnya, segala peristiwa yang terjadi merupakan bagian dari takdir Allah SWT yang harus diterima dengan keimanan dan keteguhan hati. Dalam kondisi seperti ini, sikap sabar dan tawakal menjadi kunci agar umat tetap mampu menghadapi keadaan dengan bijak.
“Semua yang terjadi merupakan bagian dari ketentuan Allah SWT. Karena itu kita perlu meningkatkan kesabaran dan keyakinan bahwa setiap takdir yang Allah tetapkan pasti memiliki hikmah di dalamnya,” ujarnya.
Keselamatan Jamaah Harus Menjadi Prioritas

dr. Encep menegaskan bahwa dalam situasi yang tidak menentu seperti saat ini, keselamatan harus menjadi prioritas utama, bahkan lebih diutamakan daripada pelaksanaan ibadah umrah itu sendiri.
Ia mengimbau masyarakat yang belum berangkat umrah untuk bersabar apabila perjalanan sementara waktu tidak dapat dilaksanakan. Begitu pula bagi jamaah yang saat ini masih berada di Arab Saudi dan belum dapat kembali ke tanah air akibat kondisi keamanan, diharapkan tetap tenang dan bersabar menunggu proses pemulangan yang aman.
“Jika saat ini tidak diperkenankan melaksanakan umrah atau terjadi keterlambatan pemulangan jamaah, maka kita perlu menahan diri demi keselamatan bersama. Keselamatan adalah hal yang paling utama,” jelasnya.
Kebutuhan Jamaah Harus Terjamin

Selain itu, dr. Encep juga menekankan pentingnya tanggung jawab penyelenggara perjalanan umrah dalam memastikan kebutuhan para jamaah tetap terpenuhi selama masa penundaan tersebut.
Menurutnya, jamaah yang tertahan di Arab Saudi harus tetap mendapatkan jaminan keamanan, tempat tinggal, serta kebutuhan hidup yang layak agar mereka dapat menjalani situasi ini dengan tenang tanpa tekanan mental yang dapat mengganggu kesehatan.
“Kebutuhan jamaah harus dipastikan terpenuhi. Penyelenggara travel umrah harus memastikan keamanan dan kenyamanan jamaah selama mereka berada di sana,” katanya.
Ia juga mengingatkan bahwa ketenangan psikologis jamaah sangat penting agar tidak menimbulkan kegelisahan yang berpotensi mengganggu kesehatan fisik maupun mental.
Informasi Akurat Sangat Dibutuhkan

Dalam kesempatan tersebut, dr. Encep turut menyoroti pentingnya penyampaian informasi yang akurat kepada masyarakat dan keluarga jamaah di tanah air. Informasi yang jelas dan benar dinilai sangat penting untuk mencegah kesalahpahaman dan kepanikan.
Ia berharap pemerintah Indonesia, pemerintah Arab Saudi, serta penyelenggara perjalanan umrah dapat memberikan informasi yang transparan terkait kondisi jamaah, termasuk kepastian mengenai jadwal pemulangan mereka.
“Informasi yang akurat harus terus disampaikan kepada keluarga jamaah di tanah air agar tidak terjadi kesalahpahaman atau kepanikan. Jika ada keterlambatan pemulangan, harus ada penjelasan yang jelas sampai kapan mereka tertahan,” ujarnya.
Harapan Agar Konflik Timur Tengah Segera Berakhir
Di akhir pernyataannya, dr. Encep mengajak seluruh umat Islam untuk terus memanjatkan doa agar kondisi keamanan segera membaik dan konflik yang terjadi dapat segera berakhir.
Ia berharap peperangan yang terjadi tidak berlangsung lama karena dampaknya sangat luas, termasuk mengganggu aktivitas ibadah umat Islam dan menimbulkan ketidakpastian bagi banyak pihak.
“Kita semua berharap agar kondisi ini segera berakhir. Semoga Allah SWT memberikan keselamatan kepada kita semua dan memudahkan segala urusan, serta mengakhiri situasi yang tidak kondusif ini,” pungkasnya.
Ia juga kembali mengingatkan bahwa dalam situasi seperti ini, umat perlu menjaga ketenangan, memperbanyak doa, dan tetap bersabar hingga keadaan kembali normal. (Redaksi : klikduakali-IN)












